Uji Validitas
Membahas konsep dan penerapan uji validitas untuk menilai ketepatan instrumen dalam mengukur variabel penelitian. Materi meliputi jenis-jenis validitas, teknik pengujian validitas, proses pengolahan data, serta interpretasi hasil uji validitas untuk menentukan kelayakan instrumen penelitian.
Learning Objectives
Target pembelajaran utama pada pertemuan ini dirangkum secara singkat agar mudah dipindai dan diikuti.
- Memahami konsep dan fungsi uji validitas dalam penelitian.
- Mampu mengidentifikasi jenis dan metode uji validitas yang sesuai.
- Mampu melakukan pengujian validitas terhadap instrumen penelitian.
- Mampu menginterpretasikan hasil uji validitas.
- Mampu menentukan kelayakan instrumen berdasarkan hasil pengujian.
Koleksi materi pertemuan
Pilih materi yang ingin dibuka. Setiap kartu disusun agar lebih mudah dipindai, lebih hidup, dan tidak terasa monoton.
Strategi Membangun Kredibilitas, Transferabilitas, Dependabilitas, dan Konfirmabilitas dalam Penelitian Kualitatif
Bab ini membahas evolusi konsep validitas penelitian kualitatif dari periode tradisional hingga era ancaman politis terhadap metodologi, mengulas berbagai ancaman validitas (research-bias, reaktivitas, validitas deskripsi, interpretasi, dan teori), serta memaparkan teknik-teknik pencapaian validitas seperti triangulasi, member check, feedback, thick description, dan pernyataan kesediaan informan untuk menghasilkan penelitian yang akuntabel dan dapat dipercaya (trustworthiness).
Jenis-Jenis Validitas Instrumen Penelitian Kuantitatif: Criterion, Content, dan Construct Validity
Bab ini menjelaskan konsep validitas dalam penelitian kuantitatif yang berakar pada pandangan empirisme, yaitu sejauh mana alat ukur (kuesioner atau tes) mengukur apa yang seharusnya diukur. Dibahas tiga jenis validitas instrumen: validitas kriteria (criterion validity) yang membandingkan instrumen baru dengan instrumen standar melalui korelasi Pearson, validitas isi (content validity) yang menilai kelengkapan item berdasarkan kajian literatur, dan validitas konstrak (construct validity) yang diukur menggunakan analisis faktor dengan SPSS berdasarkan kerangka teoretis yang relevan.