Acquisition and Duplication
Membahas proses akuisisi dan duplikasi data forensik untuk menghasilkan salinan bukti digital tanpa mengubah data asli.
Learning Objectives
Target pembelajaran utama pada pertemuan ini dirangkum secara singkat agar mudah dipindai dan diikuti.
- Memahami metode akuisisi dan duplikasi bukti digital.
- Menjelaskan pentingnya menjaga integritas data selama proses akuisisi.
Koleksi materi pertemuan
Pilih materi yang ingin dibuka. Setiap kartu disusun agar lebih mudah dipindai, lebih hidup, dan tidak terasa monoton.
Teknik Akuisisi dan Duplikasi Bukti Digital
Dokumen ini membahas konsep akuisisi data forensik, mulai dari metode statis dan live, format akuisisi (raw, proprietary, AFF), hingga praktik terbaik dalam pembuatan salinan bit-stream. Isinya menekankan pentingnya menjaga integritas bukti, validasi dengan hash, serta penggunaan perangkat lunak dan perangkat keras forensik untuk memastikan bukti digital dapat diterima di pengadilan.
Praktik Forensik dalam Akuisisi Data Digital
Dokumen ini menjelaskan prinsip dasar akuisisi data, metode utama seperti disk-to-image, disk-to-disk, akuisisi logis, dan akuisisi jaringan. Selain itu, dibahas juga alat akuisisi (software, hardware, dan alat khusus), format data (raw, proprietary, AFF, E01), validasi dengan hash, serta tantangan seperti enkripsi dan ukuran data besar. Modul ini menekankan praktik terbaik, akuisisi perangkat seluler, analisis pasca-akuisisi, hingga perkembangan masa depan seperti cloud dan IoT.