Bug Advocate
Membahas identifikasi, dokumentasi, pelaporan, dan komunikasi bug untuk membantu tim pengembang memahami serta menangani masalah pada perangkat lunak.
Tujuan Pembelajaran
Target pembelajaran utama pada pertemuan ini dirangkum secara singkat agar mudah dipindai dan diikuti.
- Memahami proses identifikasi dan pelaporan bug.
- Menyusun dokumentasi bug yang jelas dan sistematis.
Koleksi materi pertemuan
Pilih materi yang ingin dibuka. Setiap kartu disusun agar lebih mudah dipindai, lebih hidup, dan tidak terasa monoton.
Bug Advocate: Bug Life Cycle, Priority-Severity, dan Teknik Bug Reporting
Materi ini membahas peran tester sebagai bug advocate, terminologi bug (error, defect, bug, failure, fault), alur Bug Life Cycle mulai dari ditemukan hingga closed/reopen, perbedaan Priority dan Severity beserta contohnya, konsep Bug Leaked dan Bug Release (Known Bug), serta cara membuat laporan bug yang baik (isolate, maximize, generalize, externalize) lengkap dengan elemen dan karakteristik bug report yang efektif.
Case Study Bug Hunting: Mencari dan Melaporkan Bug pada Website Uji Coba
Modul ini berisi case study praktik bug hunting pada beberapa website (Myskill.id, OrangeHRM demo, SauceDemo, ParaBank) beserta informasi akses yang dibutuhkan, template bug reporting (Bug ID, Problem, Environment, Data, Step to Reproduce, Actual Result, Expected Result, Severity), dan catatan pentingnya mengunggah evidence dengan benar jika hasil bug hunting akan dijadikan portofolio.