Algoritma Kriptografi Klasik
Membahas prinsip kriptografi klasik serta teknik dasar substitusi dan transposisi dalam proses penyandian informasi.
Tujuan Pembelajaran
Target pembelajaran utama pada pertemuan ini dirangkum secara singkat agar mudah dipindai dan diikuti.
- Memahami prinsip kriptografi klasik.
- Menjelaskan proses enkripsi dan dekripsi menggunakan metode klasik.
Koleksi materi pertemuan
Pilih materi yang ingin dibuka. Setiap kartu disusun agar lebih mudah dipindai, lebih hidup, dan tidak terasa monoton.
Lima Teknik Enkripsi Dasar dalam Kriptografi: Caesar, Playfair, Matrix, Vigenere, dan Vernam Cipher
Materi ini membahas lima teknik enkripsi dasar dalam kriptografi, yaitu Caesar cipher (penggeseran huruf), Playfair cipher (substitusi bigram menggunakan tabel 5x5), Matrix encryption (enkripsi berbasis operasi matriks), Vigenere cipher (enkripsi dengan pola pengulangan kunci), dan Vernam cipher/One-Time Pad (enkripsi berbasis XOR dengan kunci sepanjang pesan), lengkap dengan cara kerja, kelebihan, dan kelemahan masing-masing teknik.
Caesar, Playfair, Matrix, Vigenere, dan Vernam Cipher dalam Kriptografi Klasik
Materi ini membahas lima teknik enkripsi klasik: Caesar cipher yang menggeser huruf berdasarkan kunci pergeseran (shift key), Playfair cipher yang mengenkripsi pasangan huruf (bigram) menggunakan tabel, Matrix encryption yang memanfaatkan operasi perkalian matriks sebagai kunci simetris, Vigenere cipher yang menggunakan pola pengulangan kunci, serta Vernam cipher (One-Time Pad) yang mengenkripsi bit pesan dengan operasi XOR menggunakan kunci acak sepanjang pesan dan hanya dipakai sekali.