Embedded Systems
Membahas konsep dan karakteristik embedded system, komponen penyusunnya, serta integrasi perangkat keras dan perangkat lunak untuk menjalankan fungsi khusus pada berbagai perangkat.
Tujuan Pembelajaran
Target pembelajaran utama pada pertemuan ini dirangkum secara singkat agar mudah dipindai dan diikuti.
- Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik embedded system, mengidentifikasi komponen penyusunnya, serta memahami penerapan embedded system pada perangkat dan sistem komputasi modern.
Koleksi materi pertemuan
Pilih materi yang ingin dibuka. Setiap kartu disusun agar lebih mudah dipindai, lebih hidup, dan tidak terasa monoton.
Kategori Daya, Perangkat Keras, dan Perangkat Lunak Embedded System
Membahas klasifikasi sistem tertanam berdasarkan kebutuhan daya (battery-operated, fixed power, high-density systems), perangkat keras embedded seperti mikrokontroler dan System on a Chip (SOC), organisasi memori khas sistem tertanam yang jarang menggunakan memori virtual, contoh sistem operasi tertanam (QNX, Windows Embedded, Embedded Linux), serta pendekatan pengembangan perangkat lunak embedded yang bersifat ketat dan linier.
Konsep Dasar, Komponen, dan Prospek Sistem Tertanam
Membahas pengenalan sistem tertanam sebagai sistem komputer dengan sumber daya terbatas untuk tugas tertentu, perbedaannya dengan komputer biasa, komponen utama (mikrokontroler, sensor, aktuator, modul komunikasi), keuntungan penggunaannya (efisiensi, keandalan, fleksibilitas), tantangan pengembangan (keterbatasan sumber daya dan kebutuhan keahlian khusus), serta prospek penerapannya di masa depan seperti bidang kesehatan dan sistem cerdas.